
ATIOS.ID, Pekanbaru – ATIOS menjadi memberikan materi pelatihan dalam kegiatan Insight IT Universitas Riau 2026 (19/4/2026) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer (HIMALKOM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau di Auditorium Prof. Dr. Dadang Iskandar, M.Sc.
Mengusung tema “Understanding How Applications Are Built in the Real World”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada pelajar dan mahasiswa mengenai proses pembangunan aplikasi secara profesional, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, ATIOS menghadirkan dua pelatihan utama yang berfokus pada kebutuhan teknologi saat ini, yakni pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan aplikasi serta praktik implementasi Internet of Things (IoT) dan SCADA dalam sistem industri.
Materi pengembangan aplikasi disampaikan oleh M. Novryanda Reza dan Daniel Anderson Sipahutar. Dalam pemaparannya, keduanya menjelaskan bahwa AI telah berkembang dari sekadar alat bantu menjadi bagian penting dalam proses pengembangan aplikasi modern.
Penggunaan AI dalam pengembangan aplikasi mencakup berbagai tahapan, mulai dari penyusunan kebutuhan sistem (requirement), proses coding dan debugging, pembuatan pengujian (testing), hingga dokumentasi dan deployment aplikasi. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja tim sekaligus menjawab kompleksitas pengembangan perangkat lunak yang semakin meningkat.
Sementara itu, materi kedua terkait IoT dan SCADA disampaikan oleh Muhammad Rezeki dan Muhammad Zulfikri, yang berfokus pada praktik implementasi sistem industri berbasis teknologi. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada studi kasus pembangunan sistem monitoring energi berbasis Industrial Internet of Things (IIoT).
Materi yang disampaikan mencakup tahapan pembangunan sistem secara menyeluruh, mulai dari penggunaan sensor untuk membaca data listrik, pemrosesan data melalui mikrokontroler, pengiriman data menggunakan protokol komunikasi seperti MQTT, hingga visualisasi data melalui dashboard monitoring berbasis web (SCADA).
Selain itu, sistem yang dibahas juga memiliki kemampuan untuk melakukan monitoring secara real-time, mendeteksi anomali, memberikan notifikasi otomatis, serta menyimpan data historis untuk kebutuhan analisis lebih lanjut. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu berjalan dengan performa tinggi, termasuk waktu respons yang cepat dan tingkat keandalan sistem yang baik.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Nurfadalan Afiatuddin, S.Kom. yang hadir sebagai perwakilan Ketua Umum ATIOS, memperkuat dukungan organisasi dalam pengembangan literasi dan kapasitas teknologi di kalangan generasi muda.
Melalui dua pelatihan tersebut, ATIOS menghadirkan pendekatan pembelajaran yang menghubungkan antara teori dan praktik secara langsung. Peserta tidak hanya memahami bagaimana aplikasi dikembangkan, tetapi juga memahami bagaimana aplikasi tersebut diintegrasikan ke dalam sistem industri nyata yang melibatkan perangkat fisik, data real-time, serta proses monitoring dan kontrol.
Kegiatan Insight IT Universitas Riau ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis kepada peserta dalam menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang, sekaligus mendorong lahirnya talenta digital yang mampu membangun solusi berbasis teknologi secara komprehensif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. (PA/FDLN)


